Hand-drawn collage of Bali, a bicycle, laptop, books, and family
personal archiveDeta's little weblife, code & everything in between

Manusia di balik layar.

Aku Deta—web developer, suami, ayah, dan seseorang yang terus belajar menemukan keseimbangan di Bali.

Denpasar · UTC+8
Deta di BaliSebuah wajah dari Bali · Bali, Indonesia

Menulis untuk memahami.

Blog ini lahir dari kebutuhan sederhana: tempat untuk menata pikiran. Bagiku, menulis bukan hanya cara berbagi, tetapi cara memahami—entah itu baris kode yang rumit, seni menjadi orang tua, atau refleksi dari kayuhan sepeda pagi.

Sebagian besar hariku ditemani TypeScript dan React. Di luar terminal, aku tertarik pada produktivitas yang sehat, kesehatan mental di tempat kerja, dan Stoikisme yang membantu menjaga perspektif.

Hadir untuk hal yang penting.

Menjadi ayah mengubah caraku melihat work-life integrity. Aku semakin percaya bahwa pekerjaan yang baik seharusnya memberi ruang untuk benar-benar hadir bersama keluarga.

Aku lulus sebagai lulusan terbaik STIKI Indonesia pada 2019. Rasa penasaran pada programming dimulai sejak SMA ketika mencoba membuat game Pac-Man sederhana—dan belum berhenti sejak itu.

Kalau kamu ke Bali, cobalah lawar—campuran sayuran, kelapa, dan rempah yang selalu terasa seperti rumah. Tentang lawar ↗

Punya cerita untuk dibagikan?

Aku selalu senang berbicara tentang teknologi, menjadi orang tua, bersepeda, atau kehidupan di Bali.

Kirim email